Persija di Final Piala Presiden (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)
Setelah menempati peringkat keempat musim kompetisi 2017 di Liga 1, Persija Jakarta langsung melakukan pembenahan. Manajemen ‘Macan Kemayoran’ pun langsung tancap dengan sibuk dalam urusan transfer. Beberapa nama, baik lokal maupun asing, berhasil masuk dalam jajaran tim Persija.
Tota; 50 persen pemain yang ikut andil membawa Persija masuk jajaran empat besar pun dipertahankan. Paling terasa signifikan tentu perekrutan Marko Simic, Jaimerson Xavier, serta Riko Simanjuntak. Ketiganya telah menjelma menjadi pilar utama skuat asuhan Stefano Cugurra.
Buntut kontribusi nyata yang diberikan mereka adalah berhasil membawa Persija menjadi juara di ajang dua turnamen pramusim: Boost Sportfix Super Cup di Malaysia dan Piala Presiden 2018.
Pelatih Stefano Cugurra pun tak menampik bahwa secara perlahan dirinya telah menemukan chemistry di dalam tim. Ketika menyongsong musim kompetisi 2018, sosok yang akrab disapa Teco ini nyatanya sudah sangat siap membawa Persija lebih jauh melangkah.
“Kami memulai tahun ini dengan bagus. Kami berhasil meraih hasil maksimal pada dua turnamen berbeda dan itu bagus untuk tim,” ujar Teco di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2/2018).
“Kami memang kedatangan para pemain baru yang harus berkombinasi dengan pemain yang lama. Seiring berjalannya waktu, mereka mulai kompak dan saling memahami satu sama lain karena tentu mereka butuh adaptasi,” ucapnya menambahkan.
 

Persija di Final Piala Presiden

Persija di Final Piala Presiden (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

Sebelum memulai petualangan di Liga 1, eks pelatih fisik Persebaya Surabaya itu terlebih dahulu meminta anak asuhnya untuk fokus di Piala AFC. Pasalnya, hasil kurang memuaskan didapatkan mereka pada laga perdana grup H melawan Johor Darul Takzim (JDT). Menghadapi kesebelasan asal Malaysia itu, mereka terjungkal dengan skor 0-3.
Oleh karena itu, pada laga kedua Piala AFC kontra Tampines Rovers pada 28 Februari 2018, mereka matok target tinggi, yakni kemenangan. Terlebih lagi, merunut jadwal yang telah ditetapkan, Bambang Pamungkas dan kolega akan berlaga di rumah sendiri, kemungkinan besar SUGBK.
“Kami harus segera melupakan hasil kurang baik di laga perdana lalu. Kami akan perbaiki kesalahan-kesalahan yang kami lakukan di sesi latihan nanti. Mereka datang ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *