SEMARANG– Kemerebakan berita bohong atau hoax dapat mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Keutuhan negara dipertaruhkan melalui informasi palsu yang ditebar bertubi-tubi. Menkominfo, Rudiantara, meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang provokatif. ’’Perkenankan juga saya meminjam ajaran agama Islam.

Bilamana mendapatkan kabar yang belum pasti, pertama segera lakukan tabayun. Kedua tabayun lagi, ketiga tabayun lagi, dan keempat tabayun lagi,’’ kata dia saat menghadiri Forum Gelar Budaya dan Doa untuk Negeri bertajuk ’’Harmoni Indonesia’’di Gelora USM, Minggu (18/2) malam.

Dia mengatakan, forum itu menjadi ajang Kemenkominfo untuk memperkuat sistem literasi atau pemahaman masyarakat terhadap merebaknya kabar bohong.

Bahaya berita palsu terus menyeruak di tengah kencangnya terpaan informasi media sosial didukung kemudahan teknologi digital.

Registrasi

Rudiantara menerapkan kebijakan ketat berkenaan mengatur arus informasi. Disamping kabar bohong yang bisa menyasar persoalan suku, agama, dan ras (SARA), kehatihatian pemerintah juga berkenaan materi buruk di dunia maya, seperti pornografi, perdagangan manusia, dan bentuk kriminalitas lainnya.

’’Saya sekaligus ingin bertanya siapa yang belum melaksanakan registrasi terhadap kepemilikan kartu telekomunikasi seluler.

Aturan ini diterapkan untuk melindungi masyarakat dari kebebasan arus informasi yang bisa menyesatkan,’’ imbuhnya. Kegiatan malam itu juga diisi pergelaran wayang kulit dengan judul Rukmo Hisworo dengan dalang Ki Purwadi.

Kegiatan itu dihadiri Wakapolda Jateng, Brigjen Indrajid, Dirjen Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti, dan Rektor USM, Andy Kridhasusila. Menteri menambahkan, tabayun atau klarifikasi bagian dari menyaring kabar yang simpang siur secara berlapis.

Walhasil masyarakat akan terhindar dari pengaruh kabar palsu. Rosarita menegaskan, forum yang digelar keliling Nusantara ini juga bagian dari memperteguh empat konsensus nasionalisme.

Mencakup menjaga Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Acara itu sekaligus diwarnai deklarasi antikabar bohong yang melibatkan peran banyak elemen masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *