Senin, 5 April 2021. Santripreneur Indonesia menggandeng PT HAKAASTON (Persero) menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Plan dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Berbasis UMKM di Masa dan Pasca Pandemi di Kabupaten Kudus. Sebanyak 30 orang santripreneur Kabupaten Kudus yang terpilih dari 150 pendaftar berhak mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Griphta Hotel Kudus.
Inisiator Santripreneur Indonesia, KH. Ahmad Sugeng Utomo atau yang akrab dipanggil Gus Ut, menyampaikan bahwa, Santripreneur akan tetap berupaya mendorong ekonomi masyarakat berbasis UMKM meskipun di masa pandemi seperti saat ini. Karena UMKM merupakan salah satu garda terakhir yang dapat menyokong ekonomi negara.
“Karena masih pandemi, jadi peserta dibatasi hanya 30. Biasanya bisa sampai 300 tapi saat ini hanya bisa 30 saja mengikuti prokes. Kami memang sedang gencar mendorong perkembangan UMKM meskipun sedang pandemi. UMKM harus bangkit dan tetap bertahan.” jelasnya.


Gus Ut menambahkan, seluruh peserta pelatihan akan diberikan peluang bisnis UMKM berupa mie ayam yang sudah dikembangkan oleh Santripreneur Indonesia. Hanya dengan modal 2,5 juta peserta sudah bisa membuka bisnis mie ayam ataupun misal tidak memiliki modal, Santripreneur Indonesia siap membantu mencarikan investor dan peserta pelatihan tinggal jualan saja.
KH. Ahmad Badawi Baasyir atau yang sering dipanggil Gus Badawi, Penasehat Santripreneur Indonesia, menyampaikan bahwa Santripreneur berasal dari Santri dan Entrepreneur, memiliki keunggulan ilmu agama dan punya berkahnya sendiri.
“Yang namanya santri punya barokahnya sendiri. Takdzimnya kepada kyainya bisa menjadi berkah untuk dirinya sendiri dalam berbisnis. Santripreneur harus berani sugih (kaya), ya pinter ngaji ya sugih (ya pinta mengaji ya kaya).” Tegasnya.


Materi tentang Bisnis Plan sendiri disampaikan oleh Ketua Santripreneur Indonesia, Arif Sudrajat kepada peserta. Kegiatan ini selesai hingga pukul 13.00 dan diakhiri dengan peserta mencicipi produk mie ayam Santripreneur Indonesia. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *