Minggu, 4 April 2021. Santripreneur Indonesia menggandeng JAMKRINDO (Persero) menyelenggarakan Pelatihan Bisnis Plan dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Berbasis UMKM di Masa dan Pasca Pandemi di Kabupaten Pati. Sebanyak 30 orang santripreneur Kabupaten Pati yang terpilih dari 100 pendaftar berhak mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lt.2 SMK Salafiyah Pati Kajen.

Inisiator Santripreneur Indonesia, KH. Ahmad Sugeng Utomo atau yang akrab dipanggil Gus Ut, menyampaikan bahwa, Santripreneur akan tetap berjuang mendorong masyarakat untuk mengembangkan ekonomi berbasis UMKM. Karena UMKM-lah yang akan terus bisa bertahan meskipun pandemi seperti saat ini.
“Meskipun masih pandemi Covid 19, Santripreneur Indonesia tetap berusaha mendorong ekonomi masyarakat salah satunya dengan pelatihan seperti ini. Saya yakin, pelaku UMKM-lah yang mampu terus bertahan meskipun kita sedang menghadapi pandemi seperti sekarang,” jelasnya.


Gus Ut menambahkan, seluruh peserta pelatihan akan diberikan peluang bisnis UMKM berupa mie ayam yang sudah dikembangkan oleh Santripreneur Indonesia. Hanya dengan modal 2,5 juta peserta sudah bisa membuka bisnis mie ayam ataupun misal tidak memiliki modal, Santripreneur Indonesia siap membantu mencarikan investor dan peserta pelatihan tinggal jualan saja.
Materi tentang Bisnis Plan sendiri disampaikan oleh Ketua Santripreneur Indonesia, Arif Sudrajat kepada peserta. Kegiatan ini selesai hingga pukul 13.00 dan diakhiri dengan peserta mencicipi produk mie ayam Santripreneur Indonesia. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *