Majelis Pesantren Indonesia menggandeng Kominfo RI bersama sub bidang Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) menggelar sosialisasi seputar teknologi informasi dan komunikasi disejumlah wilayah di Kalbar. Di Kabupaten Landak sendiri kegiatan itu berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Islam Ngabang, Kamis (1/11). Sosialisasi itupun mengusung tema, pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna menunjang pembangunan redesain USO.

Sosialisasi yang dibuka Bupati Landak yang diwakili staf ahli Bupati Landak, Ocin diikuti para santri, pelajar, tenaga pengajar dilingkungan Yayasan Nurul Islam Ngabang dan masyarakat disekitar Pesantren. Hadir juga dalam pembukaan, Majelis Pesantren Indonesia, Mohammad Sobirin, Yayasan Santripreneur Indonesia, Noor Wahjudi, akademisi Undip, Sudjatmogo, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Luqmanul Qosim, Ketua Yayasan Nurul Islam Ngabang, Iskandar, Diskominfo Landak, Kantor Kemenag Landak dan undangan lainnya. Sosialisasi itupun menampilkan juga sejumlah narasumber yang handal.

Menurut Mejelis Pesantren Indonesia, Mohammad Sobirin mengatakan, kegiatan sosialisasi itu bertujuan untuk membangun sebuah gagasan dan pola pola pikir kepada masyarakat.

“Kita ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa perkembangan teknologi dan informasi sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Tapi jika teknologi informasi dan komunikasi itu digunakan dengan bijak dan cerdas. Oleh karena itu, dengan mengikuti sosialisasi ini, saya berharap kepada para santri dan masyarakat menjadi terpacu dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi guna meningkatkan taraf hidup dan kualitas hidup untuk lebih menjadi baik lagi,” harap Sobirin. (rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *